liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Mengejutkan, Erik Ten Hag Ungkap Kesalahan MU Sejak 9 Tahun Lalu

Manajer Manchester United, Erik ten Hag

Minggu, 8 Januari 2023 – 09:10 WIB

VIVA – Erik Ten Hag perlahan mulai membawa harapan bagi Manchester United. Manajer asal Belanda itu mengaku sudah mengetahui penyakit The Red Devils sejak lama.

Ten Hag adalah manajer kedelapan United dalam sembilan musim terakhir. Meski sudah banyak berganti pelatih, namun prestasi MU tak lagi sehebat saat ditangani Sir Alex Ferguson.

Selama sembilan musim terakhir, MU hanya empat kali finis empat besar. Bahkan musim lalu, MU finis di urutan keenam dengan jumlah poin terendah sepanjang sejarah klub yang mengikuti kompetisi tersebut.

Menurut Ten Hag, ini karena Setan Merah banyak membeli pemain biasa-biasa saja. Mereka yang didatangkan tidak memiliki mental keras.

“Manchester United tidak terlalu dihormati musim lalu. Tidak ada semangat. Saya tidak melihat dinamika tim dalam skuat,” kata Ten Hag, dilansir Daily Mail.

“Ketangguhan mentalnya sangat rendah. Saya melihatnya sebagai orang luar, dan juga tahu itu di minggu pertama saya di klub. Saya melihat budaya klub. Saya bertanya ‘Bagaimana Manchester United bisa hebat?'” ujarnya.

Lebih lanjut Ten Hag mengatakan, untuk tim besar seperti MU, tidak cukup hanya mengambil pemain biasa saja.

Halaman selanjutnya

“Klub telah membeli pemain dalam jumlah yang tak terbayangkan dalam beberapa tahun terakhir, yang tidak cukup bagus,” kata Ten Hag.