liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

AC Milan Incar Bintang Timnas Maroko, Tapi Tuntutan Gajinya Bikin Puyeng

Bintang Timnas Maroko, Hakim Ziyech.

Kamis, 22 Desember 2022 – 11:30 WIB

Bola VIVA – AC Milan terus dikait-kaitkan dengan bintang Chelsea dan Timnas Maroko Hakim Ziyech yang berprestasi di Piala Dunia 2022. Namun, tuntutan gaji yang sangat tinggi tetap menjadi batu sandungan utama rencana AC Milan.

Rossoneri hampir mencapai kesepakatan dengan Ziyech musim panas lalu. Namun kesepakatan itu gagal dan AC Milan memilih untuk membeli pemain Belgia Charles De Ketelaere dari Club Brugge.

Sayangnya, Charles De Ketelaere kesulitan menyesuaikan diri dengan AC Milan dan sejauh ini gagal bersaing dengan Brahim Diaz. Di sisi lain, Charles De Ketelaere juga sedang tidak dalam performa bagus, sehingga Ziyech menjadi target besar untuk bursa transfer Januari.

Menurut Sport Mediaset, pemain Maroko itu akan sangat senang datang ke San Siro dengan status pinjaman dengan opsi untuk membeli di akhir musim. Masalah utamanya, dia menuntut gaji €7-8 juta (Rp132 miliar) per musim.

Padahal itu adalah ambang gaji tertinggi untuk pemain di AC Milan. Angka itu hanya diperbolehkan untuk satu pemain di seluruh skuat AC Milan, yakni Rafael Leao jika memilih untuk menandatangani perpanjangan kontrak.

Ziyech sendiri saat ini mendapatkan €6 juta per musim di Stamford Bridge dan akan menuntut kenaikan gaji setelah penampilannya yang mengesankan di Piala Dunia 2022, membantu Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal.